Induk Murai Batu Enggan Mengerami Telurnya

Induk murai batu enggan mengerami telurnya

Ada beberapa kendala dalam beternak (Breeding) Murai batu, salah satunya induk murai batu enggan mengerami telurnya. Beternak murai batu ternyata gampang-gampang susah. Sepasang Murai yang dijodohkan memang bisa kawin dan bertelur, namun dibalik itu ada banyak kendala yang selalu dihadapi oleh peternak. Ada sejumlah hambatan dalam beternak murai batu. Hal itu menyebabkan gagalnya beternak. Kendala yang kerap dihadapi adalah induk murai batu enggan mengerami telurnya.

Dalam persoalan ini induk betina yang sudah bertelur beberapa butir (misalnya 2 – 4 telur) mengabaikan begitu saja telurnya. Jadi telur-telur tersebut ditinggalkan begitu saja tanpa dierami oleh si induk betina. Malah, induk betina cenderung menghampiri pejantannya. Hal ini disebabkan karena sang induk betina mengalami over birahi. Walaupun sudah bertelur secara maksimal (4 butir), ia enggan mengeraminya dan sebaliknya ia justru ingin terus kawin dengan cara terus menemani pejantannya.

 

Cara mengatasinya

Ada dua langkah yang harus dilakukan, yaitu memisahkan pejantannya atau mengurangi jatah cacing tanah. Cacing tanah memang harus tersedia ketika sepasang murai berjodoh. Tidak hanya cacing tanah, namun kroto dan jangkrik harus tersedia setiap hari dengan harapan sepasang murai tadi mengalami puncak birahi sehingga bisa berjodoh dengan mudah. Cacing tanah adalah ekstra fooding yang paling besar peranannya dalam mengenjot birahi murai, baik yang jantan maupun yang betina.

Oleh sebab itu, pengurangan over birahi yang dialami oleh sang betina, sebaiknya pemberian cacing tanah harus diberhentikan. Sementara untuk kroto dan jangkrik tetap diberikan tetapi dengan jumlah yang lebih sedikit. Apabila cacing tanah telah dihilangkan dari menu pakan, dijamin birahi indukan baik itu jantan maupun betina akan berkurang drastis. Hal ini menyebabkan efek positif di mana indukan sang betina mau mengerami telur-telurnya.

Andaikan dengan menghilangkan cacing tanah, si betina tetap mengejar induk jantan, maka jalan lain adalah memisahkan indukan jantan dan betina untuk sementara waktu. Hal ini menyebabkan turunnya birahi indukan betina dikarenakan pasangannya telah diambil. Maka ia akan cenderung mengerami telur-telurnya sampai menetas secara normal.

Top Seller

Vitamino...

Rp 25.000

B-Pleksol...

Rp 22.000

Specto Fit...

Rp 22.000

Contact Us

Jln. Pajajaran utara 1 no. 20, Sumber, Banjarsari, Surakarta

082132657777 | 081548634576

082132657777

D67C93BC

info@seputarburung.com

Testimonials

shuckyslam

source : kaskus

 

Pesenan sudah dateng om Herlan td pagi….

cepat prosesnya, aman transaksinya, ramah orangnya

PACKINGNYA??? ISTIMEWA bener”

panglimasji

source : kaskus

 

jumat sms untuk order dan transfer, sabtu sudah sampai rumah. Minggu langsung dikasih ke burung ocehan. Bener bener recomended seller layanan prima/cepat

a4ndri

source : kaskus

 

gan,ane dari subang yg beli gold patee,dll…paket nya udah nyampe gan,packing nya rapih….,top markotop dah….,jangan ragu transaksi sama agan yg satu ini dah………..

n1cegreen

source : kaskus

 

ane yg beli obat kemut 083114533739.agan ini super mantap.sangat direkomendasikan.terpercaya.

uncomfortable

source : kaskus

 

Mas, barang sudah sampe di Cinere dengan selamat.
Terima kasih buat perhatian dan kerjasamanya.