Cara Beternak Cucak Rowo

Cara Beternak Cucak Rowo

Ada beberapa upaya untuk beternak cucak rowo, kebanyakan para peternak menggunakan cara yang sama, yaitu:

  1. Calon indukan masing – masing (jantan harus berumur 1 – 1,5 tahun ataupun betina yang berumur 2 tahun) dimasukan ke dalam ruangan yang telah disiapkan sebagai kandang yang dindingnya terbuat dari  tembok dan kawat kasa.
  2. Setiap indukan dipisah dengan menggunakan sangkar.
  3. Seluruh sangkar tadi digantang dalam kandang yang telah disiapkan tadi dan masing – masing dikerodong.
  4. Menggantang seperti ini dilakukan 3 mingguan.
  5. Seluruh burung yang ada didalam sangkar masing – masing akan saling bersuara dan sahut – sahutan.
  6. Dari beberapa calon indukan yang digantang pasti ada suaranya yang “nyetel” dengan ciri – ciri saling bersahutan dalam jangka yang panjang dan kompak.
  7. Kedua sangkar tersebut bisa diturunkan dan kedua indukan bisa dimasukan ke dalam kandang ternak (breeding) agar mereka bisa kawin secara alami.

Persiapan Perkawinan

Selama berada di kandang ternak (breeding), kedua indukan akan kawin secara alami. Namun cepat atau tidaknya, mereka juga membutuhkan adaptasi terhadap lingkungan kandang ternak (breeding). Biasanya para peternak membuat kandang ternak (breeding) disesuaikan dengan habitat alami mereka dengan cara memberi beberapa pot tumbuhan dengan jenis yang beragam seperti palem, sawo kecik, dan lain – lain.

Untuk mempercepat perkawinan cucak rowo, anda bisa memberikan pakan rutin berupa voor untuk ayam petelur untuk mengenjot birahi cucak rowo dengan takaran secukupnya, 25 ekor jangkrik, dan kroto. Pakan ini harus diganti setiap hari. Setelah kawin induk betina bisa bertelur 2 butir dan dierami selama 14 hari. Setelah telur menetas, biarkan sang induk mengasuh piyik – piyiknya selama 1 minggu yang kemudian dipanen dan dimasukan sangkar sendiri. Cara memanennya dengan mengambil piyik beserta sarangnya. Usai anakan diambil, induk cucak rowo bisa kawin dan bertelur kembali.

Alternatif Gunakan CCTV Pantau Piyikan

Beternak cucak rowo bisa terbilang susah karena sifat alami dari burung cucak rowo adalah sulit untuk akrab dengan sang peternak atau bisa disebut  “sensitif”. Ada beberapa kasus seperti ini, ketika sarang burung yang sudah berisi telur ataupun piyik telah tersentuh oleh peternak, sang induk enggan kembali ke sarang tersebut, bahkan sang induk bertekad untuk meninggalkan telur ataupun piyiknya, walaupun tidak semua cucak rowo berkarakter seperti ini.

Mengingat ada segelintir cucak rowo yang bersifat demikian, maka disarankan untuk memakai cctv sebagai alat tambahan untuk memantau telur – telur tersebut bisa benar – benar sudah menetas dan anakannya bisa dipanen dengan tepat. Cara ini sangat efisien mengingat tingkatan sensitif dari cucak rowo yang merupakan sifat alami mereka karena anda bisa memantau telur dan anakan secara tepat.

Top Seller

Vitamino...

Rp 25.000

B-Pleksol...

Rp 22.000

Specto Fit...

Rp 22.000

Contact Us

Jln. Pajajaran utara 1 no. 20, Sumber, Banjarsari, Surakarta

082132657777 | 081548634576

082132657777

D67C93BC

info@seputarburung.com

Testimonials

shuckyslam

source : kaskus

 

Pesenan sudah dateng om Herlan td pagi….

cepat prosesnya, aman transaksinya, ramah orangnya

PACKINGNYA??? ISTIMEWA bener”

panglimasji

source : kaskus

 

jumat sms untuk order dan transfer, sabtu sudah sampai rumah. Minggu langsung dikasih ke burung ocehan. Bener bener recomended seller layanan prima/cepat

a4ndri

source : kaskus

 

gan,ane dari subang yg beli gold patee,dll…paket nya udah nyampe gan,packing nya rapih….,top markotop dah….,jangan ragu transaksi sama agan yg satu ini dah………..

n1cegreen

source : kaskus

 

ane yg beli obat kemut 083114533739.agan ini super mantap.sangat direkomendasikan.terpercaya.

uncomfortable

source : kaskus

 

Mas, barang sudah sampe di Cinere dengan selamat.
Terima kasih buat perhatian dan kerjasamanya.