Beternak Murai Batu Berkualitas Bagus

Beternak Murai Batu Berkualitas Bagus

Cara terbaik untuk beternak murai batu berkualitas bagus adalah dengan cara memilih indukan yang berkualitas dan berprestasi. Namun ternyata tidak hanya itu saja, walaupun indukan sudah berkualitas tetapi tidak diimbangi dengan perlakuan yang benar pada indukan. Maka hasilnya bisa dipastikan tidak seperti yang diharapkan. Dalam setahun sepasang murai batu bisa bertelur 3 – 4 kali setahun, namun proses produksi indukan bisa tersendat – sendat jika salah perawatannya.

Untuk pemilihan kandang, sebaiknya berawal dari kandang baterai yang bertujuan untuk menentukan silsilah dengan jelas. Supaya dikemudian hari bisa dipasangkan dan mendapat hasil indukan yang baik. Selain itu diperlukan kandang soliter agar setiap indukan tidak merasa terganggu satu sama lain. Posisi kandang juga harus diperhatikan. Suhu yang sejuk dan udaranya harus berhembus dengan sempurna, serta cahaya matahari yang masuk juga perlu diperhitungkan.

Proses Perkawinan

Setelah murai batu terlihat saling suka, berikan menu makanan yg berkadar protein tinggi, vitamin dan jika perlu diberi hormon peransang birahi, supaya murai bisa sama-sama birahi dan cepat melakukan perkawinan. Menu makan sebaiknya diselang seling campurannya antara kroto, ulat kandang, cacing dan jangkriknya. Hal ini bertujuan agar murai tidak mudah bosan dengan menu yang ada sehingga nafsu makannya tetap bagus dan karena masa perkawinan dibutuhkan energi yg tinggi dan dibutuhkan zat tertentu yg menunjang pematangan sperma dan sel telur serta pembentukan telur dalam tubuh betina.

Biasanya murai batu bertelur 3-4 butir, dan lama pengeraman sampai telur menetas dibutuhkan waktu 2 minggu. Pada masa ini penggunaan kroto dan cacing dihentikan, cukup jangkrik dan ulat kandang saja, karena 2 jenis menu kroto dan cacing ini mudah menaikkan birahi dan bila tidak dihentikan kedua indukan kembali sama-sama birahi dan membiarkan telurnya tanpa dierami. Dihari ke 13 mulai kembali ketiga jenis menu yaitu kroto, cacing dan jangkrik untuk persiapan meloloh anakan.

Waktu ideal untuk menyapih anakan dari indukan berkisar antara usia 5-10 hari. Yang dimaksud menyapih di sini adalah proses memisahkan anakan dari induknya, yang kemudian diikuti dengan aktivitas meloloh anakan murai batu tersebut. Rentang waktu 5-10 hari ini disusun berdasarkan kondisi anakan. Kalau waktu penyapihan kurang dari 5 hari, kondisi anakan masih terlalu lemah. Sebaliknya, jika penyapihan dilakukan setelah anakan berumur lebih dari 10 hari, mata anakan sudah terbuka. Sehingga sudah bisa melihat lingkungan sekitarnya, serta sudah takut kepada manusia.

Top Seller

Vitamino...

Rp 25.000

B-Pleksol...

Rp 22.000

Specto Fit...

Rp 22.000

Contact Us

Jln. Pajajaran utara 1 no. 20, Sumber, Banjarsari, Surakarta

082132657777 | 081548634576

082132657777

D67C93BC

info@seputarburung.com

Testimonials

shuckyslam

source : kaskus

 

Pesenan sudah dateng om Herlan td pagi….

cepat prosesnya, aman transaksinya, ramah orangnya

PACKINGNYA??? ISTIMEWA bener”

panglimasji

source : kaskus

 

jumat sms untuk order dan transfer, sabtu sudah sampai rumah. Minggu langsung dikasih ke burung ocehan. Bener bener recomended seller layanan prima/cepat

a4ndri

source : kaskus

 

gan,ane dari subang yg beli gold patee,dll…paket nya udah nyampe gan,packing nya rapih….,top markotop dah….,jangan ragu transaksi sama agan yg satu ini dah………..

n1cegreen

source : kaskus

 

ane yg beli obat kemut 083114533739.agan ini super mantap.sangat direkomendasikan.terpercaya.

uncomfortable

source : kaskus

 

Mas, barang sudah sampe di Cinere dengan selamat.
Terima kasih buat perhatian dan kerjasamanya.